Minggu, 26 Februari 2012

Beberapa fakta mengenai chlorella sorokiniana


Beberapa fakta mengenai chlorella sorokiniana.
  • Melalui prose fotosintesis, chlorella merubah karbondioksida (CO2) menjadi oksigen (O2). Dalam tubuh manusia, proses oksidasi ini membersihkan jaringan sel dan peredaran darah.

  • Sebagian besar sel Bionutrien® chlorella sorokiniana cell dapat dicerna; 95 % proses pencernaa dilakukan oleh tubuh kurang dari 2 jam. Bandingkan dengan produk lain yang memakan waktu hingga 5 jam.

  • Chlorella Sorokiniana mengandung protein dalam jumlah besar yang diseimbangkan dengan komposisi asam amino.

  • Chlorella Sorokiniana memiliki vitamin dan mineral yang terkandung bersama dengan active phytonutrients dalam jumlah besar PPAR dan CGF , sumber nutrisi yang kaya akan DNA & RNA yang dapat membantu peremajaan struktur tubuh sel.

  • Chlorella Sorokiniana mengandung chlorophyll (green) and phycocyanin (blue) dalam jumlah banyak. Chlorophyll dikenal untuk penyaring darah. Phycocyanin adalah zat anti oksidan yang sangat kuat dan dapt digunakan untuk melindungi liver(hati) dan ginjal.

  • Chlorella Sorokiniana memiliki kemampuan untuk merubah sel yang banyak mengandung asam menjadi kondisi netral. Kondisi sel yang asam membuat seseorang dapat mudah terserang penyakit.

  • Chlorella Sorokiniana adalah pemacu tingkat immune (kekebalan tubuh) yang sangat kuat.

Pengalaman menunjukkan bahwa konsumsi produk-produk Bionutrien® dengan takaran yang dianjurkan secara teratur dengan diiringi gaya hidup yang seimbang dapat membuat anda tampak dan merasa: 5-10 tahun lebih muda setelah 3-6 bulan penggunaan, bergantung pada kondisi tubuh masing-masing.

Sebagian dari anda mungkin tidak tertarik untuk menjadi tampak 5-10 tahun lebih muda. Tetapi, apakah ada di antara anda yang tidak tertarik untuk memiliki sel-sel tubuh yang sehat, jaringan yang sehat, organ-organ yang sehat, dan sistem-sistem tubuh yang sehat?

Apakah ada yang tidak tertarik untuk memiliki tubuh yang tidak mudah terserang penyakit, baik penyakit ringan seperti flu, batuk, pilek, maupun penyakit yang lebih serius seperti serangan jantung, stroke atau bahkan kanker dan beragam penyakit modern lainnya.

Kamis, 23 Februari 2012

LEBIH JAUH TENTANG PPARs

A. Nutrigenomic

Genomic adalah konsep yang lebih luas dari genetik, tidak hanya gennya saja tapi juga protein dan hubungannya dengan penyakit, interaksi antar faktor-faktor diluar genetik dan faktor lingkungan (kebiasaan makan dan pola makan).

Nutrigenomik mempelajari interaksi antara komponen bioaktif dari makanan dan pengaruhnya pada pola-pola ekspresi gen.
Pertama, zat-zat kimia pada makanan berpengaruh pada gen-gen manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang bisa mengganggu ekspresi gen.
Kedua, dalam kondisi tertentu atau pada individu tertentu, zat-zat bioaktif makanan dapat menjadi pemicu yang menyebabkan sakit.
Ketiga, sejauh mana zat makanan berpengaruh menyehatkan atau menyebabkan sakit bagi individu tergantung pada kondisi genetik masing-masing.
Keempat, konsumsi makanan tertentu yang didasarkan pada pengetahuan kebutuhan gizi, status gizi, dan genotipe individu bisa diarahkan untuk mencegah, mengendalikan, atau bahkan menyembuhkan penyakit kronis.

B. PPARs (Peroxisome Proliferators Activated Receptors)

1. Definisi PPARs
 
Di bidang biologi molekular, Peroxisome Proliferators Activated Receptors (PPARs) merupakan kelompok nuklear receptor protein yang berfungsi sebagai faktor transcription mengatur ekspresi gen. Dalam ilmu sel, PPARs merupakan golongan sel penerima. PPARs pertama kali ditemukan pada katak jenis Xenopus, sebagai sel peka rangsangan yang mempengaruhi perkembangbiakan (perkembangan) perixom (PP= peroxisome proliferators) dalam sel. Dengan aktivasi jalur cell signal transduction, maka PPARs akan diaktifkan dan merupakan mekanisme yang berkaitan dengan munculnya PP.

PPARs memilhki fungsi dalam metabolisme lemak, glukosa homeostasis, anti inflamasi, imunoregulasi, dan diferensiasi sel. Peroxisome proliferator-Active receptors (PPARs) merupakan receptors nuklear (NRs) yang mengontrol banyak sel dan proses metabolik.


2. Tatanama PPARs

Tiga jenis PPARs telah diidentifikasi alpha, gamma, dan delta (beta):

a. α (alfa) – dalam hati, ginjal, hati, otot, dan adipose tissue.

b. β / δ (beta / delta) – dalam sel-sel otak, jaringan adipose, dan kulit.

c. γ (gamma) – walaupun transcribed oleh generasi yang sama, ini PPAR melalui alternatif splicing dinyatakan dalam tiga bentuk:

c.1. γ 1 – dalam hampir semua jaringan, termasuk jantung, otot, usus besar, ginjal, pankreas, dan limpa.

c.2. γ   2 – terutama dalam jaringan adipose.

c.3. γ   3 – dalam macrophages, usus besar, adipose tissue.

Semua PPARs memiliki struktur sesuai dengan fungsinya masing-masing. Hal yang paling utama adalah DBD (DNA Binding Domain) dan LBD (Ligand Binding Domain). DBD mengandung 2 macam pola rantai yang mengandung zat seng (Zinc) xang dapat menjaga pengaturan rantai DNA ketika sel penerima sudah dalam keadaan aktif. LBD memiliki struktur sekunder alpha helices dan beta sheet yang sangat luas. Perpaduan antara zat ligan alami dan sintetis berfungsi menjaga LBD dalam mengaktifkan sel penerima.

3. Mekanisme PPARs

PPARs memiliki peran penting dalam formasi lemak. Regulasi aktivitas PPARs bergantung pada banyak faktor mulai dari ligan dietary sampai ko-aktivator hormon nuklear.

Aktivasi PPARs adalah melalui ikatan dengan ligan sehingga membentuk suatu kompleks dengan protein yaitu retinoid X receptor (RXR), kemudian mengikat peroxisome proliferative response element (PPRE) dan selanjutnya melakukan perannya dalam regulasi transkripsi gen, metabolisme asam lemak, glukosa dan insulin homeostasis, dan fungsi macrophage.

Bagian yang penting dalam memahami hubungan peradangan-metabolisme-berat badan adalah sekelompok reseptor yang banyak terdapat pada permukaan nukleus sel-sel lemak dan sel-sel organ hati, yang disebut PPARs (alpha, beta, gamma). PPARs berkomunikasi dengan DNA untuk melajukan atau memperlambat metabolisme. PPARs juga mengendalikan peradangan. Sejumlah makanan tertentu (terutama lemak-lemak tertentu) mengaktifkan reseptor PPARs dan sejumlah makanan lain memadamkannya. Salah satu molekul peradangan yang diproduksi sel-sel lemak adalah pada saat mengkonsumsi terlalu banyak gula, lemak jenuh atau terlalu banyak kalori disebut tumor necrosis factor alpha (TNF-alpha). Molekul ini mengikat dan membendung PPARs di dalam sel. Molekul peradangan ini memperlambat metabolisme, menjadikan tubuh tahan terhadap efek-efek insulin, dan mengakibatkan penambahan berat badan.

Obesitas selalu menjadi masalah dalam kelebihan simpanan lemak di jaringan adipose, termasuk liver dan otot skeletal. Hal ini mungkin dapat menjadi petunjuk resistensi insulin dan menstimulasi inflamasi, seperti pada steatohepatitis. Obesitas akan merubah morfologi dan komposisi jaringan adipose, dan selanjutnya mempengaruhi produksi dan sekresi protein. Beberapa sekresi protein termasuk mediator proinflamasi diproduksi oleh macrophage yang residen di dalam jaringan adipose. Banyak mekanisme molekular dengan implikasi obesitas dan inflamasi dimodulasi oleh PPARs. PPARs merupakan ligan-faktor transkripsi diaktifkan yang terlibat dalam regulasi proses biologik, termasuk metabolisme lemak dan glukosa serta semua energi homeostasis. PPARs juga mengatur respon inflammatory, dengan mengurangi inflamasi.

Dalam ekspresi gen, PPARs dengan retinoic X receptors (RXR) akan merubah transkripsi target gen setelah berikatan dengan PPREs. Pada aktivasi oleh asam lemak dan obat-obatan, kontrol PPARs terhadap ekspresi gen. PPAR dengan retinoic x receptor (RXR) dan mengubah transkripsi dari gen target setelah berikatan dengan system respon atau PPREs, terdiri dari pengulangan dari nuclear receptor hexameric DNA recognition motif (PuGGTCA) oleh 1 nucleotide (DR-1). Ketika diaktivasi oleh asam lemak dan obat-obatan yang memberikan efek pada metabolism lemak, PPARs akan mengontrol ekspresi gen dalam implikasinya di intra dan extracellu

Pengaktifan yang dilakukan oleh asam lemak dan obat yang mempengaruhi metabolism lemak, PPARS mengendalikan gen exspress mengimplikasi intracelluler dan extracellular metabolism lemak, yang melibatkan peroxisomal beta-oxidation. Sebagian PPARS memberikan effek dalam menginduksi serat dan asam lemak pada HDL dengan meregulasi transkripsi dari apolipoproteins HDL, apoA-I dan apoA-II.

Hypotriglycerida serat dan asam lemak juga mempengaruhi PPARs dalam :

1)     Peningkatan hidrolisis plasma trigliserida yang berkaitan dengan induksi LPL dan pelepasan apoC-III

2)    Merangsang pengambilan asam lemak selular dan mengkonversikanya ke acyl-CoA derivative yang     berkaitan dengan exspression gen untuk transporsport asam lemak dan acyl-CoA synthetase

3)            Peningkatan peroxisomaldan oksidasi β mitochondria dan

4)            Penurunan sintesa asam lemak dan TG dan penurunan produksi VLDL.

Oleh karena itu keduanya meningkatkan katabolisme partikel yang kaya TG dan menurunkan sekresi VLDL yang mengakibatkan hypolipidemia karena serat dan asam lemak. Sehingga PPARs muncul untuk mempengaruhi proses differensiasi karena aktifasi dar PPARs γ yang memicu differensiasi adiposity dan menstimulasi ekspresi gen pada adipogenesis. Hal ini berarti PPARs merupakan kunci translasi zat gizi dan menstimulasi farmakologi dalam perubahan ekspression gen yang melalui jalur differensiasi.

2.3 Sumber Bahan Makanan PPARs

Lemak Omega 3 (EPA dan DHA) yang terdapat pada minyak ikan. OEA (Oleoylethanolamide) yang biasa terdapat pada mentega kakao, cokelat hitam, dan biji cokelat. Biji kakao yang murni, non olahan, dan dipanggang kaya akan polyphenol dan OES, lemak khusus yang akan membantu dalam membakar lemak (Mark Hyman, M.D. Ultra Metabolisme).

Ikan tuna baik untuk mencegah kanker payudara. Hal tersebut disebabkan kandungan omega-3 pada tuna dapat menghambat enzim proinflammatory yang disebut cyclooxygenase 2 (COX 2), enzim pendukung terjadinya kanker payudara.

Omega-3 dapat mengaktifkan reseptor di membran sel yang disebut peroxisome proliferator-activated receptors (PPARs), yang bisa menangkap aktivitas sel penyebab kanker. Selain itu, omega-3 juga dapat memperbaiki DNA.

Chlorella sorokiniana yang dikembangbiakkan oleh Dr, Shun-Te Wang, diambil dari alga bersel tunggal dan berkembang di kolam air tawar yang bebas polusi dan menyerap O2 dan energi matahari. Setiap 24 jam sel tunggal tersebut mempunyai faktor pertumbuhan membelah diri menjadi 4 (empat) sel (Cell Growing Factor disingkat CGF).

Chlorella Sorokiniana merupakan agonist PPARs yang mengandung element-element berupa protein, phycocianin, chlorophyll, RNA, DNA, multivitamin dan mineral, dan molekul PPARs.

Menurut para peneliti, element-element dan molekul PPARs yang terkandung dalam Cryptomonadales dapat berperan sebagai antivirus, antioksidan, antikanker, peremajaan sel, fungsi detox, anti radang menghambat infeksi entovirus, virus influenza, virus herpes papio, mengendalikan metabolisme lemak, homeostatis-glucosa, anti inflamasi, immunoregulator dan diferensiasi sel kanker.

DAFTAR PUSTAKA






Chlorella Sorokiniana - FOOD FOR ALL GENERATION




Kelebihan Chlorella Sorokiniana yang memiliki selaput luar yang sangat tipis pada selnya, sehingga tidak perlu di pecahkan untuk dapat diserap oleh tubuh. Kemampuan daya serap Chlorella Sorokiniana sungguh luar biasa yaitu sampai 95% dalam waktu 1 sampai 2 jam setelah dikonsumsi. Kurang proses yang diperlukan berarti lebih banyak nutrisi yang terserap. Daya serap yang tinggi di dalam waktu yang lebih singkat berarti nutrisi yang terdapat di dalam Chlorella Sorokiniana akan lebih banyak terserap di dalam tubuh. Apapun produknya, bukan berapa banyak nutrisi yang dikandung tetapi berapa banyak yang dapat terserap dan berguna bagi tubuh, ini membuat perbedaan.

Alat reproduksi Chlorella Sorokiniana dikenal sebagai a-sexual, misalnya di dalam setiap generasi satu sel akan membagi dirinya menjadi empat sel. Chlorella Sorokiniana mereproduksi diri dalam waktu yang cepat, yaitu dari satu sel dalam waktu 17-24 jam menjadi 4 sel.
Chlorella Sorokiniana memiliki sumber chlorophyll and phycocyanin yang sangat tinggi. Ditambahkan juga dengan banyaknya tidak banyaknya nutrisi micro yang terdapat di jenis chlorella lainnya, dan juga jumlah yang significant dari kandungan 3 bentuk natural of alpha, beta and gamma PPARs (Peroxisome Proliferator Activated Receptors di dalam Chlorella Sorokiniana.). Ini adalah jenis alga pertama di dunia yang memiliki alpha, beta and gamma PPARs. Inilah makanan alamiah dan sayuran yang 100% natural, unik dan utuh. Dikenal juga sebagai satu-satunya penemuan makanan kesehatan di abad 21, dimana memberikan sampai 25% nutrisi dalam waktu 2 jam dibandingan jenis produk chlorella terkenal lainnya

Alga lain memiliki banyak nutrisi, tetapi Chlorella Sorokiniana memiliki yang terlengkap dari semua jenis alga. Empat hal yang membuat Chlorella Sorokiniana berbeda dengan jenis alga lainnya:

Jenis alga baru yang paling superior dimana 95% tercerna dalam waktu 2 jam. Memiliki jenis selaput sel yang tipis.
Mengandung phycocyanin / chlorophyll yang sangat tinggi,
Mengandung PPARs (Peroxisome Proliferator Activated Receptors) tertinggi.
Keunikan Chlorella Sorokiniana Growth Factor CGF. C.G.F. bukan sebagai satu bagian saja tetapi sebuah kombinasi asam amino, vitamin dan terutama peptides yang konsentrak di dalam nucleic acids dari RNA and DNA. Chlorella Sorokiniana mengandung 10% RNA dan 3% DNA.

SUPLEMEN BAGI VEGETARIAN

BIONUTRIEN® kaya akan gizi seperti protein, vitamin, mineral, asam nukleat dan serat yang sinergis, membuat kekuatan manfaatnya menjadi berlipat ganda dibandingkan jika hanya mengkonsumsi Chlorella atau Spirulina saja. Atau bahkan dibandingkan dengan mengkonsumsi keduanya.

Perpaduan keunggulan CHLORELLA SOROKINIANA dan SPIRULINA PLATENSIS

Keistimewaaan SGF New Formula
PPARs
CGF (Chlorella Growth Factor)
Pikosianin
Poliphenol
Klorofil
Lutein
DNA & RNA

PPARs. Senyawa yang secara alami diproduksi oleh tubuh yang sangat berpengaruh dalam proses pembedaan fungsi sel (diferensiasi sel) dan proliferasi sel (pembelahan dan perkembangbiakan sel), metabolisme karbohidrat, lemak dan protein dalam tubuh.
PPARs, ada 3 bentuk:
PPARs-α melindungi organ hati, ginjal dan jantung
PPARs-γ melindungi usus, limpa, dan pankreas
PPARs-β melindungi jaringan adiposa, otak dan kulit

1.Chlorella Sorokiniana dan Spirulina Platensis.
Oleh pakar kesehatan dan nutrisi dijulluki SUPERFOOD, karena belum ditemukan bahan alami di alam ini yang dapat menyaingi kandungan zat gizi dan non gizi bermanfaat yang terdapat dalam kedua alga ini.

Riset seputar Spirulina:
Diperkenalkan secara resmi tahun 1973 dalam pertemuan ilmiah internasional tentang mikroorganisme penghasil protein tinggi
Meraih predikat sebagai makanan terbaik untuk masa depan dari FAO
Diperkenalkan sebagai nutrisi tambahan terbaik dari FDA Amerika Serikat
Memenangkan penghargaan"Makanan Alami Terbaik" pada Expo Makanan Internasional Jerman Barat pada tahun 1983
Mampu meningkatkan dan memperbaiki fungsi sel beta untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh
Pemerintah Rusia mengumumkan sebagai anti radioaktif tahun 1984
Pusat Kanker Amerika menyatakan mengandung sulfolipids anti HIV
Berkali lipat khasiat sayuran dan 100% berkhasiat basa
Studi yang dilakukan oleh Sevulla pada tahun 1995 menunjukkan adanya peningkatan nilai akademik sebanyak 81% dari anak-anak yang mengkonsumsi satu gram spirulina setiap hari selama enam bulan
Riset seputar Chlorella:
Berkemampuan tinggi dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

 
Membawa dan membersihkan zat kimia serta logam berat dalam darah
Mampu meningkatkan sel darah merah yang menurun pada penderita kanker
Ampuh sebagai interferon yang berguna sebagai pelawan virus
Mampu meningkatkan sel darah merah, sel darah putih, kepingan darah dan albumin (Jepang,1992)
Konsumsi 20gr chlorella pada pasien Glioblastoma (tumor otak paling agresif) maningkatkan kekebalan tubuh dan kesehatan dengan cepat serta terjadi 40% peningkatan peluang hidup selama 2 tahun studi lanjutan

2. PPARs (Peroxisome Proliferators Activated Receptors)
PPARs merupakan senyawa yang secara alami diproduksi oleh tubuh yang sangat berpengaruh dalam proses metabolisme karbohidrat, lemak dan protein dalam tubuh. Seiring bertambahnya usia maka jumlah PPARs dalam tubuh akan semakin berkurang. Sehingga harus mendapat asupan dari luar tubuh. PPARs merupakan komponen utama dalam alga Chlorella sorokiniana, sedang dalam chlorella biasa atau alga lain (seperti Spirulina) sangat kecil kandungan PPARs nya.
Manfaat:
Berperan penting dalam prose proliferasi sel (perkembangbiakan dan pembelahan sel)
Anti Peradangan
Pendongkrak sistem imun (merangsang produksi sel T)
Pengenal sel kanker dan menghambat diferensiasinya / melemahkan sel kanker
PPARs ada dalam 3 bentuk yaitu alfa, beta dan gamma (Lee et all, 2003). PPARs-alfa melindungi organ hati, ginjal dan jantung. PPARs-gamma melindungi organ usus, limpa dan pankreas. Sedangkan PPARs-beta melindungi jaringan adiposa, otak dan kulit
PPARs-gamma dan PPARs-alfa efektif meningkatkan sensitivitas insulin (untuk terapi diabetes) dan membantu menurunkan kadar lemak, kolesterol dan tekanan darah
PPARs berperan dalam mengatur kestabilan kerja sistem internal tubuh

3. Cell Growth Factor (CGF)
CGF terdapat dalam Chlorella sorokiniana dalam kadar yang tinggi dibandingkan pada jenis chlorella biasa.
Manfaat:
Mempercepat regenerasi sel sehingga mempercepat pemulihan penyakit. Setiap sel dari Chlorella sorokiniana ini dalam 20 jam sudah membelah menjadi 4 sel, sementara alga lain baru membelah menjadi 2 sel.
Memperbaiki fungsi DNA/RNA yang bertanggung jawab dalam produksi protein, enzim dan energi pada tingkat sel

4. Phycoocianin
Manfaat:
Berperan sebagai antivirus yang ampuh mencegah serangan kanker dengan mekanisme mengatasi serangan sel kanker secara apoptosis (phycocianin memberikan ‘pisau tajam’ kepada sel kanker agar digunakan untuk bunuh diri)
Meningkatkan sistem imunitas tubuh melalui peningkatan aktivitas limfosit
Mangatur produksi sel darah putih bahkan walaupun sel batang tulang belakang keracunan karena kimia atau radiasi.

 
Mampu memelihara dan mempercepat fungsi sel secara normal dan menghambat pertumbuhan sel yang sakit berulang
Menstimulasi proses pembentukan darah (hematopoiesis)

5. Polyfenol
Polyfenol merupakan senyawa yang ditemukan dalam tumbuhan dan tinggi kadarnya terutama dalam sayuran, buah-buahan dan biji-bijian. Keuntungan utama Polyfenol adalah efek melindungi terghadap berbagai penyakit seperti kanker dan kardiovaskular. Polyfenol membantu melawan pembentukan radikal bebas dalam tubuh dan karenanya memperlambat penuaan sel
Manfaat:
Senyawa yang bersifat antioksidan alami yang kuat
Bersama-sama Pikosianin dan PPARs, secara sinergis sangat efektif mencegah kanker, mencegah oksidasi kolesterol dan LDL yang bertanggung jawab terhadap penyumbatan pembuluh darah (penyebab jantung koroner dan stroke), mencegah Alzheimer dan memperlambat penuaan dini

MANFAAT BIONUTRIEN® :
Menjaga keseimbangan asam basa tubuh
Memperbaiki regenerasi sel
Memperbaiki dan meringankan kerja liver
Mencegah dan mengatasi anemia (kurang darah)
Mengatasi maag, sembelit dan gangguan pencernaan
Memperbaiki sistem syaraf, fungsi otak, jantung dan organ lain
Mencegah dan menekan perkembangan sel kanker
Membantu keseimbangan kadar gula darah
Membantu menormalkan tekanan darah
Mempercepat penyembuhan luka usus, wasir, pendarahan gusi dan infeksi lain
Meringankan asma, radang sendi dan reumatik
Mengontrol berat badan
Mencegah dan mengatasi bau badan dan bau mulut (halitosis)
Mempercepat proses kesembuhan penyakit
Memperbaiki detoks alami tubuh terutama logam berat

Pendapat Para Ahli:
"Chlorella & Spirulina dijuluki Mike Adam sebagai "Superfood" karena mempunyai kandungan gizi yang mendekati sempurna serta kaya akan berbagai senyawa fitokimia unik yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Pakar nutrisi dari USA ini menyarankan untuk mengkonsumsi kedua alga ini secara bersamaan untuk mendapatkan manfaat yang lebih luas dengan hasil yang lebih maksimal."
"SGF merupakan makanan alami padat gizi, kaya akan kandungan asam nukleat dan peptida yang bertanggung jawab dalam produksi protein, enzim dan energi pada sel. Selain itu, SGF juga kaya akan polifenol untuk mempercepat proses perbaikan jaringan tubuh tanpa efek samping, meningkatkan kemampuan sel dalam mengeluarkan toksin, meningkatkan gerak peristaltik usus dan memperkuat sistem imun tubuh." ( Dr.Takanori Tominaga, Ph.D – President of TK Bio Research Inc – Specialized of Immunopharma cology)
"PPARs berperan penting dalam metabolisme karbohidrat, lemak dan kolesterol, sehingga PPARs sangat membantu mengatasi penyakit hiperlipidemia, diabetes, hipertensi, gangguan jantung, kanker dan gangguan sistem daya tahan tubuh. SGF yang memiliki kandungan PPARs dalam jumlah tinggi tentunya akan bermanfaat bagi kesehatan Anda serta menjadi produk unggulan abad ini." ( Dr. I Ming Chuang – President of a council, Taitung Chinese Medical Association &China Medical University Hospital – Specialized of Treatment & clinical research of visceral disease and cancer)

Rabu, 22 Februari 2012

Dr Henry Lee – Taiwan – USA CSI Forensic Scientist

Dr Henry Lee adalah Investigator Forensic Top untuk kepolisian USA. Beliau telah bekerja 40 tahun lamanya, terutama dalam penyelidikan pembunuhan Presiden Amerika John F.Kennedy 1963, Presiden Chen Shui Bian – Taiwan 2004; akan peluru yang di tembakkan, dan banyak lagi kasus kejahatan yang terkenal lainnya, yang mana bisa Anda

Saksikan di siaran televisi FoxCrime setiap hari minggu jam 10 malam.

Tahun lalu. Prof Wang menemuinya dan meminta beliau menjadi Pembicara Produk Chlorella Sorokiniana. Dr Henry Lee menolak Prof Wang dan mengatakan bahwa beliau tidak akan menerimanya bila produk Chlorella Sorokiniana tidak bisa meyakinkannya benar-benar produk yang bagus.

Prof Wang meninggalkan Produk Chlorella Sorokiniana untuk dikonsumsi selama 3 bulan. Setelah 2 bulan mengkonsumsi produk Chlorella Sorokiniana, Dr Henry Lee menghubungi Prof Wang dan menyatakan bahwa produk Chlorella Sorokiniana benar-benar sangat efektif dalam meningkatkan kesehatannya.

Dr Henry Lee adalah seorang yang tegas menyatakan segala sesuatu harus bisa dibuktikan, sesuai dengan kalimatnya dibawah ini : “Evidence Speak for itself, I have used it, It is really Good, Let Me handle complicated Cases, Let Chlorella Sorokiniana take care of Your Health!!” – Dr Henry Lee, November 2006 atau klik http://www.drhenrylee.com/

Cryptomonadales, Terbaik dari Segala Jenis Chlorella Sorokiniana :
 
Prof Wang Shun Te, CEO dari International Chlorella Company Crypto adalah spesies dengan mutu terbaik dari jenis Chlorella Sorokiniana. Chlorella Sorokiniana ditemukan dan dikembangkan oleh Prof Wang Shun Te, CEO dari International Chlorella Company, dan Dr Tang Shi Huang dari Institute of Botany Academia, Sinica.

Chlorella Sorokiniana dikembangbiakkan sendiri oleh Prof Wang dengan prosedur, perawatan, dan seleksi yang sangat ketat. 

Chlorella Sorokiniana Growth Factor (CGF)

Chlorella Sorokiniana tumbuh sangat cepat, bibit yang stabil, dengan membran sel yang tipis, dan mengandung Chlorella Sorokiniana Growth Factor (CGF) yang tinggi, vitamin, dan elemen-elemen langka lainnya. Dengan proses yang khusus dan lain dari pada yang lain, International Chlorella memproduksi tablet, bubuk, dan ekstrak cairan Chlorella Sorokiniana yang sangat cepat diserap tubuh.

Riset medis telah membuktikan bahwa Chlorella Sorokiniana mengandung konsentrasi yang tinggi dari asam lemak tak jenuh berkualitas tinggi dan aktivator PPAR (Peroxisome Proliferator Activated Receptors, Micro Lipid Activating Receptor, atau Chlorella Lipid Substance). Chlorella Sorokiniana merupakan jenis produk alga pertama yang diakui oleh Menteri Kesehatan sebagai ‘Makanan Kesehatan Abad 21”

Chlorella Sorokiniana mengandung konsentrasi protein, karbohidrat, dan asam lemak tak jenuh yang tinggi. Chlorella Lipis Substance merupakan suplemen makanan kesehatan yang paling lengkap dan merupakan raja dari segala jenis Chlorella.

Pesan Produk Chlorella Sorokiniana   
hubungi 081703172872

SANG PEMBUNUH SEL KANKER

Kanker adalah penyakit serius dan misterius, jangan termakan rayuan yang mengatakan bahwa dengan herbal tertentu bisa dengan mudah kanker bisa teratasi. Masyarakat luas sering mendengar klaim herbal tertentu mampu sembuhkan kanker. Namun kenyataannya mereka bukan sembuh namun menemukan kematian terbunuh oleh kankernya.

Berangkat dari hal tersebut maka saya mencari kebenaran dari tiap tiap herbal  dan nutrisi yang katanya mampu menyembuhkan kanker, namun kenyataannya hasilnya kebanyakan nihil dan tidak akurat. Pencarian tersebut sampailah saya pada “Chlorella Sorokiniana” sang “Pemusnah Kanker Sejati”.

Pengalaman Penulis tentang terapi melalui nutrisi dan herbal paling efektif adalah melalui Chlorella Sorokiniana, yang merupakan raja ganggang dan memiliki kandungan PPARS  sangat tinggi. PPARS terbukti sangat efektif untuk menghancurkan sel – sel kanker, bukan hanya sekedar mengakifkan T-sel tubuh untuk melawan Kanker, namun Chlorella Sorokiniana tidak memberi kesempatan sama sekali sel -sel kanker untuk hidup di tubuh pengidap kanker.

Chlorella Sorokiniana adalah penemuan terbesar dan paling menakjubkan di abad 21 oleh Prof. Dr. Wang Shun Te, yang merupakan guru besar Ping Tung Technology University di Taiwan. Prof. Wang mendarma baktikan sebagian besar umurnya untuk meneliti Chlorella Sorokiniana. Perjuangan beliau yang sangat besar bagi kemanusiaan telah membuahkan hasil sebuah “Peluang Sehat Secara Hakiki Bagi Penderita Kanker & Diabetes Kronis” baik yang stadium awal maupun stadium akhir.

Oleh sebab itu Penulis sangat merekomendasikan para penderita kanker baik stadium lanjut, stadium 4, atau stadium awal untuk mengkonsumsi Chlorella Sorokiniana, karena Crypto merupakan makanan utuh yang memiliki daya penyembuh kanker sangat kuat, cepat, alami, aman dan tanpa efek samping.

Perihal Chlorella Sorokiniana tokcer melawan kanker sudah dibuktikan oleh Prof Wang Shun Te, mantan guru besar Pingtung Technology University di Taiwan. Penelitian selama 40 tahun berhasil menemukan kandungan senyawa yang menyusun tumbuhan supermini berukuran 7 mikron-seukuran debu-itu. Senyawa yang paling spektakuler adalah Peroxisome Proliferator Activated Receptors alias PPARs. Senyawa aktif itu diperoleh dari ekstraksi nukleus atau inti sel Chlorella Sorokiniana.

Senyawa yang paling spektakuler dalam kandungan Chlorella Sorokiniana adalah Peroxisome Proliferator Activated Receptors alias PPARs. Senyawa aktif itu diperoleh dari ekstraksi nukleus atau inti sel cryptomonadales.

Ada 3 bentuk PPARs yakni alfa, beta, dan gamma. Secara umum, PPARs berperan sebagai reseptor yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh. Suplemen seperti alga biasanya bersifat proliferasi, artinya memperbanyak reseptor.

Fungsi lain dari PPARs adalah untuk merangsang sel T. Sel itulah yang menjadi salah satu bagian dari sistem kekebalan tubuh. PPARs bekerja pada inti sel didalam tubuh, memperbaiki sel-sel yang rusak dan menekan sel kanker hingga sel kanker terbunuh.

Menurut Dr. Sri Budiwati dari klinik Herbs Medicine, Surabaya, dalam Chlorella Sorokiniana terkandung berbagai senyawa spesial yang mampu melawan kanker. Pendapat itu sejalan dengan penelitian dr Ih Jen Su PhD, dosen Fakultas Kedokteran National Cheng Kung, University Taiwan. Ih Jen Su berhasil menemukan senyawa fikosianin dalam Chlorella Sorokiniana. Senyawa itulah yang dipercaya sebagai antivirus dan tokcer melawan sel kanker. Mekanisme untuk mengatasi serangan sel kanker secara apoptosis. Penjelasan sederhananya, fikosianin menyebabkan sel kanker bunuh diri.

Bagi mereka yang tergugah untuk sembuh dari kanker secara hakiki.. selamat mencoba… Terapi Chlorella Sorokiniana

Makanan Astronot



Menurut Prof Wang Minum Chlorella Sorokiniana sebanding dengan mengkonsumsi sayur-sayuran sebanyak 1 kg. “Kalau tumbuh-tumbuhan seperti sayur membutuhkan waktu satu bulan untuk panen. Dengan populasi yang semakin bertambah, maka lama kelamaan stok sayuran itu tidak akan cukup. Makanya saya memutar otak untuk meneliti Chlorella Sorokiniana ini yang tidak akan habis dengan bertambahnya populasi penduduk,” kata Wang Sun Te.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukannya, Chlorella Sorokiniana dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit karena merupakan sejenis algae yang hidup di air bersih dan memiliki kandungan nutrisi lengkap sehingga dapat membantu meregenerasi sel-sel yang telah rusak.

Namun, tentu saja dengan diikuti dengan perubahan gaya hidup dan pola makan yang benar. Hal ini didukung dengan kandungan PPARs (Peroxisome Proliferator Activated Receptors).

“Berdasarkan pada penelitian yang telah dilakukan, khasiat dari ganggang ini bisa menyembuhkan penyakit-penyakit kronis, mulai dari kencing manis, kolesterol, diabetes sampai kanker,” terangnya.

Menurutnya lagi, sudah banyak orang yang telah memeroleh khasiat dari produk ganggang ini. “Sejak dahulu ganggang ini banyak digunakan oleh astronot yang pergi ke angkasa dan menjadi salah satu perhatian dari para peneliti. Lalu muncul yang namanya chorella, spirulina,” jelas pria berbahasa Mandarin ini.

Tak hanya itu saja, sambungnya, banyak negara yang telah mencoba membudidayakan ganggang ini.

“Jepang pertama kali menggunakan jenis ganggang ini. Tapi iklim dan cuaca dari negara Jepang tidak pantas mengembangbiakkannya. Akhirnya, Taiwan salah satu negara yang cocok untuk perkembangbiakan ganggang ini. Karena suhu, situasi, iklimnya sangat cocok sekali yaitu 28-32 derajat Celsius,” beber pria berambut putih ini. Tapi untuk kondisi Asia Tenggara seperti Indonesia, kurang pas karena airnya panas dan memiliki musim panas.

“Jenis ganggang ini merupakan jenis formula yang ditemukan profesor Wang Sun Te, yang cara pembuatannya hanya diketahui olehnya,” ujar wanita keturunan Tionghoa ini.

Sejalan dengan Wang Sun Te, seorang alumnus Harvard Medical School, USA, Prof Dr Su Ih Jen PhD, menambahkan. “Bahkan dari riset yang ditemukan Chlorella Sorokiniana dapat membantu, mengontrol, dan mencegah virus dari flu burung. Ada tiga hal yang utama disebut metabolisme desease, salah satunya adalah high cholesterol, diabetes, hipertensi, dan penuaan dini,” tuturnya.

Menurutnya, penelitian Chlorella Sorokiniana yang dapat mengontrol berbagai macam penyakit itu karena mengandung PPARS. Kandungan dari PPARS mampu melawan penyakit-penyakit yang berbahaya. Apa yang ada dalam Chlorella Sorokiniana sudah cukup dalam tubuh kita, sehingga tidak perlu lagi mengkonsumsi suplemen lain.

Meski demikian, untuk mengkonsumsinya harus berdasarkan pada penyakit yang diderita.

“Bagi penderita penyakit akut sebaiknya mengkonsumsi 1 botol Chlorella Sorokiniana yang dilakukan untuk mengontrol penyebaran dan penyakit-penyakit lain. Tapi untuk penyakit kulit mungkin penyakit yang tidak terlalu berat maka dilihat intensifitasnya dalam 3-5 hari. Sedangkan untuk kolesterol perlu waktu 3-4 minggu, dan diabetes perlu tiga bulan untuk melihat dampaknya,” pungkasnya.


What Is Chlorella Sorokiniana and PPARs


Spesies unik dari Chlorella Sorokiniana (alga / ganggang) yang ditemukan dan dikembangjan oleh Prof. Wang Shun Te setelah hampir lebih dari 40 tahun melakukan studi biomedical di Taiwan.

Chlorella Sorokiniana mengandung nilai nutrisi yang tinggi, termasuk di dalamnya protein, phycocyanin, asam lemak, klorofil, asam nukleat (DNA / RNA), vitamin, dan mineral. Chlorella Sorokiniana merupakan anti virus, anti oksidan, dan makanan kesehatan yang paling lengkap dan ideal di abad ke-21.

Chlorella Sorokiniana tersusun dari sel tunggal, dan memiliki dinding sel tipis sehingga mudah dicerna.

Dalam ilmu sel, peroxisome proliferator-activated receptors ( PPARs ) merupakan golongan sel penerima. PPARs pertama kali ditemukan pada katak jenis Xenopus, sebagai sel peka rangsangan yang mempengaruhi perkembangbiakan (perkembangan) perixom dalam sel. PPARs merupakan sebuah faktor yang sangat berpengaruh dan berhubungan dengan metabolisme sel (karbohidrat, lemak dan protein) dan pembedaan fungsi sel (diferensiasi fungsi sel).

Chlorella Sorokiniana mengandung PPARs (Peroxisome Proliferators Activated Receptors) yang tinggi, dengan fungsi metabolisme lipid, pengaturan sistem keseimbangan glukosa, anti pembengkakan, pengaturan keseimbangan imunitas (daya tahan) tubuh, dan pengenal sel kanker. PPARs merupakan terobosan utama dalam pengobatan kencing manis dan penyumbatan lemak dalam pembuluh darah. PPARs juga meningkatkan pengendalian penyakit-penyakit kardiovaskular (kelainan pembuluh darah dan jantung) seperti penyakit jantung dan serangan jantung (kerusakan permanen otot jantung). Uji klinis menunjukkan hasil yang menjanjikan terhadap pengujian penyakit radang sendi rheumatoid arthritis (penyakit di mana kekebalan tubuh balik menyerang tubuh itu sendiri), radang kulit kronis (psoriasis), alergi kulit (contact dermatitis), dan juga kanker payudara, kanker prostat, kanker kulit, dan kanker usus.

Senyawa aktif PPARs diperoleh dari ekstrak nukleus (inti sel) Chlorella Sorokiniana. PPARs mengandung senyawa alpha, beta, dan gamma. Senyawa alpha berperan melindungi beberapa organ vital seperti hati, ginjal, dan jantung, beta berperan di jaringan adiposa, otak, dan kulit, sedangkan gamma di usus, limpa, dan pankreas. PPARs adalah reseptor yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh. Produk ganggang (alga) seperti Chlorella Sorokiniana ini sifatnya proliferatif, yakni memperbanyak reseptor.

Salah satu bagian dari sistem kekebalan tubuh adalah sel T. PPARs berfungsi merangsang sel T tersebut untuk bangun (karena sel T ibaratnya seperti macan tidur yang harus dibangunkan) bekerja melawan virus-virus asing yang masuk ke tubuh.

Dalam istilah awam, Chlorella Sorokiniana yang mengandung PPARs membantu mengaktifkan sel-sel tubuh manusia untuk membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat untuk melawan virus-virus dari dalam dan luar tubuh dengan cara terbaik yang paling alami tanpa ada efek samping apapun.

CGF (Chlorella Sorokiniana Growth Factor)

Di tahun 1950-an, Dr. Fujimaki dari Jepang memisahkan suatu substansi dari ekstrak chlorella melalui proses electrophoresis. Ternyata substansi ini merangsang pertumbuhan yang sehat pada anak-anak maupun binatang sehingga dinamakan Chlorella Growth Factor (CGF). BIONUTRIEN® mengandung CGF berkali-kali lipat lebih banyak dari semua jenis Chlorella yang telah diketahui. Dalam konteks kita sekarang ini, CGF mengacu pada Chlorella Sorokiniana Growth Factor.

Selanjutnya, ditemukan bahwa CGF terutama terdiri atas materi inti sel chlorella (DNA dan RNA). BIONUTRIEN® mengandung 13% asam nukleat, yaitu 3% berupa DNA (asam deoksiribo nukleat) dalam inti sel dan 10% berupa RNA (asam ribonukleat) dalam sitoplasma (bagian sel di luar inti).

Dr. Benjamin Frank meyakini bahwa penurunan energi perusakan fisik yang terkait dengan penuaan disebabkan oleh meningkatnya kerusakan DNA dan RNA yang diperlukan sel untuk berfungsi secara sehat. Dia merawat pasien-pasiennya dengan diet makanan utuh (whole food), khususnya yang kaya asam nukleat. Dia melaporkan bahwa banyak pasiennya yang kelihatan dan merasa lebih muda.

Perlu diketahui, irama hidup modern yang penuh dengan stres, diet yang buruk, junk food, narkoba, rokok, alkohol, polusi dan berbagai faktor gaya hidup yang negatif mempercepat perusakan DNA/RNA dan sistem kekebalan, sehingga menciptakan kerentanan terhadap penyakit.

CGF melakukan detoksifikasi, menstimulasi sistem kekebalan, memperbaiki fungsi pencernaan, memperbaiki jaringan yang rusak, dan menjaga integritas sel, sehingga memperpanjang usia sel.

 
CGF (Chlorella Sorokiniana Growth Factor) memberikan khasiat sebagai berikut:
1. Menyegarkan dan meremajakan sel-sel tubuh anda
2. Meningkatkan efektivitas penyerapan nutrisi
3. Membantu detoksifikasi dan membuang unsur logam berat
4. Menstimulasi dan membangun sistem kekebalan
5. Meningkatkan kemampuan pemulihan tubuh setelah kegiatan fisik yang berat atau sakit
6. Mengurangi efek samping kemoterapi dan/atau penyinaran
7. Memerangi radikal bebas yang merusak
8. Meningkatkan produksi interferon
9. Mempercepat dan memperbaiki pertumbuhan kembali jaringan yang rusak misalnya karena peradangan, terbakar, dll
10. Memperbaiki efisiensi dan integritas sel
11. Mengaktifkan fungsi sel dan meningkatkan metabolisme
12. Menormalkan metabolisme lemak
13. Mengaktifkan sintesa protein
14. Meregulasi fungsi hati dan ginjal
15. Meningkatkan pertumbuhan bakteri yang berguna dalam usus besar
16. Mempercepat pertumbuhan anak tanpa efek sampingan
17. Meningkatkan fungsi-fungsi RNA/DNA yang berkaitan dengan produksi protein, enzim dan energi di tingkat sel
18. Membantu melawan efek penuaan dini
19. Merangsang peremajaan DNA/RNA dalam tubuh sehingga anda akan tampak dan merasa lebih muda, biasanya dimulai dengan perbaikan yang tampak pada rambut, kulit dan kuku.

 
Manfaat Nutrisi Chlorella Sorokiniana

Chlorella Sorokiniana adalah nutrisi lengkap alami yang sempurna dan seimbang dan merupakan makanan detoksifikasi. Chlorella Sorokiniana berperan sebagai pemurni sistem biologis dalam sistem vaskular darah dengan cara meningkatkan proses pdmbentukan oksigen seluler dan menyeimbangkan metabolisme pH (keasaman) tubuh. Dalam sistem limpatik, Chlorella Sorokiniana meregenerasi kapasitas daya tahan tubuh dengan menyediakan vitamin untuk enzim, mineral, dan komponen-komponen asam amino yang seimbang ketika membuang racun-racun yang bisa larut.

Secara garis besar, berikut khasiat dan kegunaan Chlorella Sorokiniana. 1. Membangun dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh 2. Merupakan nutrisi alami yang sempurna dan seimbang 3. Mengembalikan keremajaan sel – sel tubuh (anti – aging) 4. Mempercepat penyembuhan jaringan tubuh yang rusak 5. Meningkatkan fungsi kerja ginjal dan hati 6. Menurunkan kadar gula darah, lemak darah, dan kolesterol 7. Mengencangkan dan meremajakan kulit 8. Membuang racun-racun dalam tubuh (detoksifikasi) dan mengurangi tingkat keasaman dalam tubuh

Dengan diet yang sesuai, gaya hidup moderat, dan olahraga yang cukup, Chlorella Sorokiniana menjadi sangat efektif dalam hal-hal sebagai berikut:

Auto Immune Disorders (Penyakit Akibat Masalah Imunitas):
• Fibromyalgia
• Lupus
• Erythematosis
• Psoriatic Arthritis

Degenerative Inflammatory Conditions (Kondisi Pembengkakan Degeneratif)
• IBS (Irritable Bowel Syndrome)
• Gastro Peptic Ulcers
• Ulcerative Colitis
• Lymphoedema
• Ischaemic Cardiac Conditions
• Candidiasis

Severe Nutritional Deficiencies (Kekurangan Gizi Akut):
• Anemia
• Bulimia
• Anorexia Nervosa
• Pre and Post General Surgery

Hormonal Imbalances (Ketidakseimbangan Hormon):
• Insulin and Glucagon Imbalance
• HDL / LDL Ratio Management

Chlorella Sorokiniana juga dapat digunakan untuk masalah-masalah di bawah ini :
 
1. Menopause - Hot Flashes
2. Tekanan Darah Tinggi
3. Kelelahan - Tahap Penyembuhan setelah Sakit

Pembuangan zat-zat beracun dari dalam usus merupakan faktor yang sangat penting untuk memperoleh kesehatan yang baik. Banyak sekali kasus di mana kotoran (tinja) yang berbau sangat menyengat akan tertinggal di dalam usus selama 2 - 3 hari pertama setelah konsumsi Chlorella Sorokiniana.
Nutrisi

Dalam hidup, tidak peduli berapapun umur kita, sudah seharusnya terbebas dari sakit dan memiliki stamina dan kesehatan yang baik, sehingga hidup ini terasa pantas dan bernilai. Makanan yang kita konsumsi dalam tubuh harus diseimbangkan dengan kehidupan, kesehatan, dan kesenangan. Ketika energi sudah serasi dan seimbang dengan makanan alami yang sehat, tubuh akan menjadi tahan terhadap penyakit, penyembuhannya cepat, awet, dan bebas racun.

Manusia harus menyadari bahwa makanan yang dipilih untuk dikonsumsi merupakan pengaruh yang kuat dalam masalah kesehatan dan penyakit. Makanan yang baik akan memberi nutrisi dan menguatkan tubuh, pikiran, dan semangat. Tanpa pilihan makanan yang tepat, kehidupan mental dan spiritual manusia juga akan ikut menyimpang dan tidak seimbang, begitu juga kehidupan fisik. Ada orang yang tidak mau percaya bahwa hubungan antara makanan dan kesehatan itu benar-benar ada. Kebiasaan pola makan yang buruk dan pilihan makanan yang tidak baik akan sangat susah untuk diubah.

Manusia tidak menerima kesehatan sebagai suatu berkat atau hadiah, sebaliknya sebagai sesuatu yang kita peroleh dengan kerja keras untuk mempertahankannya. Saat Anda tahu Anda mudah capai, depresi, dan sakit, berarti alam memberi Anda kesempatan untuk menemukan dan menjalankan gaya hidup yang lebih baik.

Asal usul penyakit kronis dihubungkan dengan tiga proses. Pertama, kurangnya elemen-elemen nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Kedua, akumulasi dari zat-zat beracun dalam tubuh. Ketiga, sistem kekebalan alami tubuh yang makin melemah. Kelemahan karena terlalu capai dan stress, sakit yang tidak berkesudahan, dan depresi mental merupakan gejala-gejala dari tubuh kita yang menandakan bahwa ada sesuatu yang salah dengan gaya hidup kita, dan semuanya adalah berawal dari makanan yang kita konsumsi.

Nutrisi yang baik merupakan batu loncatan pertama untuk kesehatan yang baik pula. Manusia harus mengkonsumsi makanan yang lengkap, murni, dan alami yang dapat membangun jaringan tubuh baru dan menahan makanan-makanan tidak baik yang dapat merusak tubuh. Sama halnya dengan makanan sehat yang memberikan kita kesehatan, makanan yang buruk dapat membuat badan sakit dan tidak tahan penyakit. Ada makanan yang menyembuhkan, namun ada juga makanan yang dapat membahayakan bahkan membunuh cepat maupun lambat.
 
Chlorella Sorokiniana merupakan makanan lengkap sempurna, bebas racun, dan tambahan bahan-bahan kimiawi, dengan kemampuan membuang racun-racun dari dalam tubuh dan membantu membangun sistem kekebalan tubuh yang baik.

Chlorella Sorokiniana adalah suplemen makanan lengkap dan unik yang memenuhi kebutuhan sel manusia dalam perbaikan dan peremajaan. Nutrisi yang cukup dan tepat melindungi tubuh dari penyakit dan memperbaiki kesehatan tanpa efek samping. Kesehatan yang baik adalah pilihan dan tanggung jawab kita sendiri, jadi pilihlah dengan bijak.

Satu hal penting yang membedakan Chlorella Sorokiniana dari jenis alga lainnya adalah CGF (Chlorella Sorokiniana Growth Factor) nya yang unik. CGF bukan merupakan substansi tunggal namun mengandung campuran asam amino, vitamin, gula, dan peptides yang terkonsentrasi secara khusus dalam asam nukleat dari RNA dan DNA.Chlorella Sorokiniana mengandung 10% RNA dan 3% DNA.

Chlorella Sorokiniana yang kaya akan RNA dan DNA merupakan adaptogen alami yang paling ampuh saat ini. Kombinasi uniknya yang terdiri dari nutrisi-nutrisi, termasuk kombinasi tertinggi klorofil dan fikosianin di antara semua makanan sejenis lainnya, membuat Chlorella Sorokiniana menjadi pilihan yang paling sempurna untuk kesehatan.

Biomedical Research

Studi tentang Keefektifan Menurunkan Kolesterol dan Kadar Gula Penderita Diabetes

Lebih dari 3 tahun sejak 1997 – 2000, Dr Su I Jen dan Yu Chung Chian dari Medical College of National Cheng Kong University melakukan tes terhadap manusia dan hewan. Hasil tes menunjukkan bahwa Chlorella Sorokiniana sangat efektif dalam menurunkan kadar trigliserid dan kolesterol dalam darah. Tes juga menunjukkan bahwa Chlorella Sorokiniana efektif dalam menyembuhkan sindrom metabolis seperti diabetes mellitus.

Dr Lee Lien Tsu dan Pan I Hong dari Industrial Institute melakukan riset Chlorella Sorokiniana untuk membuktikan bahwa label ‘makanan kesehatan’ yang tercantum benar-benar mengandung konsentrasi yang tinggi dari y-Linolenic Acid dan Omega-3, serta 6 macam asam lemak tak jenuh. Sekali lagi, hasil riset membuktikan bahwa Chlorella Sorokiniana benar-benar menurunkan kolesterol dan trigliserid, telah diakui dan mendapat sertifikat sebagai ‘makanan kesehatan’ paling pertama oleh Menteri Kesehatan.

Konsentrasi Tinggi dari PPAR-y, PPAR-a Ligands (Agonist), yang Efektif untuk Sindrom Metabolik dan Penyakit Hati.

Tahun 2002, dalam suatu riset kolaboratif antara International Chlorella Company dan kelompok riset untuk PPARs Dr Chao Yu Shen dari National Health Research Institute, ditemukan bahwa Chlorella Sorokiniana mengandung konsentrasi yang tinggi dari faktor-faktor pengaktif PPARs, di mana dipastikan bahwa PPARs akan menjadi salah satu faktor farmasi terpenting dalam abad ke-21 dan akan menjadi makanan kesehatan terpenting.

 
Modulasi Kekebalan Tubuh dan Anti Pembengkakan, Berguna untuk Arthritis dan Penyembuhan Luka.

Dr Su dari Clinical Research Section, National Health Research Institute, menemukan bahwa Chlorella Sorokiniana dapat mencegah macrophage cytokines dan tumor necrosis faktor-a, TNF-a. Chlorella Sorokiniana dapat memodulasi kekebalan tubuh dan pembengkakan. Studi yang dilakukan oleh Professor Lee Yu Yun, bagian dermatologi di Medical College, National Cheng-Kong University, menunjukkan bahwa Chlorella Sorokiniana sangat efektif untuk psoriasis.

Keefektifannya dikarenakan oleh konsentrasi tinggi antara substansi-substansi pengaktif dalam Chlorella Sorokiniana, seperti PPAR-a dan PPAR-y. Hasil selanjutnya juga membuktikan bahwa Chlorella Sorokiniana juga mengandung fikosianin, yang sangat berguna dalam mencegah pertumbuhan virus dan juga dapat efektif dalam mencegah flu.
Chlorella Sorokiniana sebagai Anti-Kanker

Chlorella Sorokiniana memiliki potensi yang tinggi dalam mencegah dan menyembuhkan beberapa macam kanker karena Chlorella Sorokiniana memiliki konsentrasi tinggi dari PPAR-y dan PPAR-a. Penelitian tentang sel kanker menunjukkan bahwa Chlorella Sorokiniana dapat mencegah tumbuhnya sel-sel kanker hati, paru-paru, kerongkongan, usus, dan prostat yang dapat menyebabkan kematian. Dalam penelitian terhadap hewan, Chlorella Sorokiniana dapat mencegah tumor kulit yang diakibatkan DMBA. International Chlorella Company akan melakukan riset lebih jauh lagi tentang kanker di masa yang akan datang.

 Membantu pengobatan secara alami

·        Diabetes
·        Kelebihan berat badan
·        Penuaan dini
·        Kolesterol
·        Kanker/tumor
·        Lupus
·        Asam Urat
·        Wasir
·        Hipertensi
·        Jantung Koroner
·        Liver
·        Ginjal
·        Myoma
·        Parkinson
·        Demam Berdarah
·        Sinusitis
·        Alergi

Pemesanan Produk Hotline 081703172872 

PENEMUAN PENTING ABAD 21


Bionutrien® PPARs - makanan sehat alami paling sempurna pada abad 21, diambil dari bahan Raja ganggang (king of algae) bersel tunggal berkembang di kolam air tawar yang bebas polusi dan menyerap O2 dan energi matahari. Setiap 24 jam sel tunggal tersebut mempunyai faktor pertumbuhan membelah diri menjadi 4 (empat) sel (Cell Growing Factor disingkat CGF).

Secara alami Bionutrien®  PPARs mengandung lengkap element - element: Protein, phycocianin, chlorophyll, RNA, DNA, multivitamin dan mineral, dan molekul PPARs tertinggi dari segala jenis makanan sehat alami di dunia saat ini

Menurut para peneliti menyatakan element-element dan molekul PPARs yang tdrkandung dalam Bionutrien©  dapat berperan sebagai antivirus, antioksidan, antikanker, peremajaan sel, fungsi detox, anti radang menghambat infeksi entovirus, virus influenza, virus herpes papio, mengendalikan metabolisme lemak, homeostatis-glucosa, anti inflamasi, immunoregulator dan diferensiasi sel kanker.

Manfaat :
1.      Anti penuaan dini, aktifkan sel dan peremajaan sel (kaya kandungan RNA dan DNA)
2.      Anti kanker (terbukti secara medis oleh Ih-Jen Su, MD, PhD Professor and Distinguished Investigators Division of Clinical Research, NHRI Taiwan)
3.      Anti Virus (berita koran Taipei TIME 24 Juli 2005 bahwa Green Algae yaitu Cryptomonadales dapat melawan penyakit flu burung)
4.      Anti radang dan anti sariawan
5.      Anti keropos tulang (Calsium chlorella sorokiniana mudah diserap)
6.      Meningkatkan fungsi organ tubuh, mempercepat penyembuhan gangguan kesehatan (stroke, liver, paru-paru, jantung, pankreas, lambung dan usus, ginjal, organ reproduksi dan prostate)
7.      Menurunkan trigliserida, kolesterol, gula darah, asam urat (berita koran Taiwan News dan berita nasional Televisi Taiwan hampir semua channel pada Nov-2002)
8.      Menstabilkan tekanan darah
9.      Meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan penyakit (sinus, asma, gangguan alergi dan penyakit menular)
10.  Detoksifikasi (membuang dan membersihkan racun, logam berat dan radiasi yang mengendap dalam tubuh, baik bagi perokok, pengguna narkoba, chemoterapi, alkoholik)
11.  Antioksidan yang powerful
12.  Raja pembersih darah, khusus untuk kecantikan kulit, flex, keriput, jerawat, bekas operasi, mencegah rambut rontok dan keloid (kaya kandungan chlorophyll, RNA dam DNA)
13.  Membantu pertumbuhan, baik untuk bayi dan ibu hamil
14.  Meningkatkan energi, stamina dan semangat pada orang sehat dan olahragawan

Referensi :



·        Division of Clinical National Health Research Institute (NHRI) Taiwan
·        National Cheng Kung University Institute of Bio Medical
·        Majalah Trubus edisi 448 Maret 2007
·        Seraching PPARs via Yahoo atau Google

 
Important elements and key differences

Chloropyll                    : Blood cleanser and detoxification, purify liver
Phycocyanin                 : Antioxidant, antiinflammatory, anti viral, anti fungal (help to fight cancer)
CGF/RNA/DNA         : Promote cell growth and repair (without them your body in a very slow rate)


 
The following table shows detail composition of Bionutrien® vs Spirulina vs Chorella.
Cryptomonadales is outstanding in terms of its content of CGF (RNA & DNA), Vitamin (antioxidant), and various kinds of minerals.
Elements         Bionutrien®                Spirulina         Chlorella
Protein                   60%                         65 -71 %         60.5%
Carbohydrate         14%                             16.9%         15.6%
GLA                        8%                                  7%           2.1%
Fiber                        4%                                0.9%          4.2%
Chlorophyll               4%                               0.4%           2.1%
Phycocianin              4%                                  2%             -
CGF                        4%                                   -              2%
RNA                10,000 mg                                -             2,950 mg
DNA                   3000 mg                                -             280 mg
Vitamin A         50,000 - 55,000 IU       400 mg              15.4 mg
Vitamin C         20 - 35 mg                               -             10.4 mg
Vitamin E         9,000 - 10,000 IU            19 mg            kurang dari 1.5 mg
Vitamin B1       1.4 - 1.6 mg                     5.5 mg             1.7 mg
Vitamin B2       4 - 4.8 mg                        4 mg                4.3 mg
Vitamin B3       21 - 24 mg                     11.8 mg            23.8 mg
Vitamin B5       25 - 27 mg                       1.1 mg            1.1 mg
Vitamin B6       1.9 - 2.1 mg                     0.3 mg            1.4 mg
Vitamin B12     110 -126 mg                    0.2 mg            0.13 mg
Biotin Acid       180 - 190 mg                 0.04 mg            0.2 mg
Folic Acid        24 -27 mg                      0.05 mg            0.09 mg
Inositol             150 - 165 mg                    35 mg           165 mg
B-carotene       600 - 800 mg                37.79 mg          180.8 mg
Phosporus        1,500 - 2,100 mg          894.2 mg          895 mg
Iodine                  580 - 600 mcg            170 mcg          600 mcg
Calcium            290 - 325 mg                131.5 mg          221 mg
Magnesium       290 - 325 mg                191.5 mg          315 mg
Iron                  170 - 200 mg                     58 mg          130 mg
Potasium             85 - 162 mg                   154 mg              -
Selenium             75 - 80 mg                      40 mcg             -
Zinc                    65 - 71 mg                      3.9 mg               -
Germanium         25 - 30 mg                             -                 -
Copper            Trace Volume                          -           Trace Volume
Choline             Trace Volume                         -                 -
Cobalt             Trace Volume                           -                -
Chromium        Trace Volume                           -                -
Manganese       Trace Volume                          -                 -
Sodium             Trace Volume                          -                -

 
Aturan konsumsi :
Anak-anak       Dibawah 1 tahun = 1 tablet/hari
                          &nbrp;     02-05 tahun = 2 tablet/hari
                                06-08 tahun = 6 tablet/hari
                                09-15 tahun = 8 tablet/hari
Dewasa, wanita hamil                   =5-10 tablet 2x setiap hari
                                                          10 tablet 3x setiap hari

Pemesanan Produk hubungi : 081703172872